Wednesday, March 16, 2016

MENGEMBANGKAN IDE DAN PELUANG USAHA

Ide dalam pembuatan produk atau jasa yang diminati konsumen

Menangkap sebuah peluang usaha hendaknya memperhatikan beberapa hal yang sangat penting. Penting disini yaitu berkaitan dengan hal apa saja yang sangat diminati konsumen. Jangan pernah sekali- kali mengambil peluang usaha baik dari segi produk maupun jasa atau layanan yang tidak sama sekali diminati konsumen. Semua itu karena target utama kita melakukan pemasaran adalah demi tercapainya hubungan jual beli dengan konsumen. Alangkah baiknya lagi jika kita melakukan survei terlebih dahulu produk apa saja yang sangat dibutuhkan dan diminati para konsumen. Jika kita sudah menemukan jawabannya maka segeralah untuk menciptakan produk tersebut.

Sebuah usaha harus benar- benar kita survey terlebih dahulu agar berjalan dengan baik. Pusatkan pikiran kita pada konsumen yang ada dilingkungan dimana kita akan menciptakan lapangan usaha tersebut. Selain itu langkah terakhir yang perlu kita lakukan adalah target konsumen mana yang akan kita ambil. Mengapa demikian? Tentu saja karena yang namanya konsumen ada berbagai macam. Dari mulai balita, anak- anak, remaja, dewasa atau manula. Itulah kategori target yang harus kita ambil untuk menunjang kelancaran usaha kita.

Monday, March 7, 2016

MELIHAT PELUANG USAHA DAPAT DILAKUKAN DENGAN 3 CARA

Berpikir positif setiap ide- ide baru yang datang dalam dunia bisnis

Perlu kita ketahui dalam dunia bisnis yang semakin pesat ini ide- ide baru bermunculan. Kreatifitas dan keahlian dikerahkan demi tercapainya sebuah tujuan. Ide baru ini bisa berupa produk atau system kerja untuk membangun sebuah perekonomian Negara atau perusahaan. Tidak hanya di dunia nyata dalam dunia maya (cyber) pun kini semakin banyak orang yang bersaing untuk menempuh kesuksesan dalam bidangnya masing- masing. Namun perlu kita tanggapi hal tersebut dengan pikiran positif bukan malah menjadikan kita orang yang lemah dan takut akan kegagalan serta persaingan. pesatnya dunia bisnis dan persaingan adalah pendorong agar kita bisa berkembang dalam kehidupan ini. Menang atau kalah adalah hal biasa yang terpenting adalah tercapainya sebuah tujuan. Jadikan ide- ide baru yang bermunculan ini menjadi pendorong semangat kita untuk berwirausaha dan berbinis. Kepuasan kita akan tercapai ketika tujuan yang kita inginkan tercapai juga. Jadilah manusia yang berguna dan bermanfaat untuk diri pribadi dan orang lain. Tidak ada yang tidak mungkin didunia ini. Semua bisa menjadi kenyataan hanya dengan berusaha. Hancurnya sebuah perusahaan karena kalah bersaing adalah motivasi agar kita bisa bangkit kembali dan mengejar ketertinggalan. Orang yang tidak punya apa- apa saja bisa sukses apalagi kita yang punya fasilitas, ilmu bahkan hanya punya harapan. Tidak lupa sebuah keberhasilan berasal dari adanya doa yang tanpa putus.

PELUANG USAHA

" Kesempatan yang ada untuk bisa dimanfaatkan dalam memperoleh sebuah keuntungan bagi seorang wirausahawan". 

Apakah anda tahu apa maksud diatas? itu adalah arti dari sebuah peluang usaha. Perlu kita ketahui ada banyak sekali peluang usaha di dunia ini. Sehingga seseorang tidak perlu putus asa dalam mencari peluang usaha tersebut.

Peluang usaha dapat dikategorikan sebagai berikut:

1. Peluang usaha dalam kondisi sedih

Ada begitu banyak peluang usaha dalam kondisi sedih walaupun tetap saja kondisi tersebut dianggap menyedihkan bagi yang mengalaminya. Tanpa kita sadari peluang ada disekeliling kita. Lebih jelasnya selalu ada di kehidupan yang kita jalani.

Kita ambil contoh pada sebuah keluarga yang sedang tertimpa musibah kematian (berduka). Coba apa saja peluang yang bisa kita ambil dari kondisi tersebut?

Saturday, March 5, 2016

MENEMPUH SUKSES MENJADI PENGUSAHA

1. Hindari dosa besar


Dosa besar adalah penghalang cita- cita sukses kita. Bukan hanya menempuh kesuksesan dalam berwirausaha tapi ini berlaku juga untuk semua hal. Kenapa dosa besar dapat mempengaruhi kesuksesan seseorang? karena hasil survey secara agama menyatakan bahwa kegagalan seseorang dalam melakukan berbagai macam hal itu terletak pada dosanya. Disini bukan berarti dosa kecil dapat kita perbuat. Maksud dari dosa disini termasuk dosa kecil juga. Pasti ada yang berfikir orang yang tidak pernah solat atau tidak melakukan amal kebaikan usahanya sukses- sukses saja. Bahkan rumahnya mewah dan mobilnya banyak. Coba kita perhatikan sebuah kata kegagalan. Kegagalan itu tidak selalu ada di awal melainkan ada disemua tempat. Tanpa kita sadari kegagalan selalu mengikuti kita di awal, tengah dan akhir. 

Orang yang hidupnya bahagia secara luar belum tentu bahagia di dalam. Selain itu orang yang sukses menempuh usahanya tetapi dia tidak solat sebenarnya dia sedang diuji. Apakah dia akan sadar dan berubah kearah yang lebih baik. Jika tidak ada perubahan maka kegagalan dan kehancuran akan datang di akhir. Semua itu telah terbukti dengan adanya kebangkrutan, ditinggal istri (cerai), tidak dipercaya oleh perusahaan lain dan masih banyak lagi. Disitu maka orang tersebut baru menganalisis kesalahan dirinya sehingga membuat kehancuran yang drastis tanpa kita duga. Perusahaan yang dia dirikan selama puluhan tahun dan naik dengan cepat. Tidak kita sangka hancur dalam hitungan hari bahkan jam. Apa yang bisa kita perbuat jika semua itu terjadi pada diri kita? jawabannya adalah berserah diri kepada Allah Swt dan berusaha menghindari dosa besar.

Friday, March 4, 2016

DENGARKAN KATA HATIKU INI

" Dengan angan- angan kau cuma bisa membangun istana dalam khayalan tapi dengan budidaya kamu bisa menjelmakan angan- angan itu menjadi kenyataan."

" Orang yang selalu mengharapkan harta warisan adalah orang yang jiwanya lemah dan tumpul akar fikirannya."

" Bila kau ingin berhasil : selidiki kegagalan, berfikirlah dengan tenang, beranikan diri bertindak dan mengambil keputusan sesuai dengan keyakinan, bila keyakinan tak didapat, istikharahlah...!!! "

" Amal baik ibarat tubuh ikhlas adalah jiwanya, jadi beramal tanpa ada keikhlasan laksana tubuh tak berjiwa alias patung."

" Kecantikan wanita menyenangkan mata tapi kemanisan budi pekerti dan perangainya membanggakan hati."