Showing posts with label Peran benda. Show all posts
Showing posts with label Peran benda. Show all posts

Tuesday, August 9, 2016

SEJAUH MANA PERAN UANG

SEJAUH MANA PERAN UANG

Ada suatu ungkapan yang mengatakan bahwa uang itu tidak penting. Saya tidak tahu, apakah ada alasan lain dibalik perkataan itu. Di sisi lain, ada orang yang begitu berjuang mati-matian mencari uang, di sisi lainnya ada orang yang mengatakan uang itu tidak penting. Bisa jadi, orang yang mengatakan uang itu tidak penting, memang saat itu bagi dia uang tidak penting karena ada hal lain yang lebih tidak penting. Lalu bagaimana sikap yang proporsional terhadap uang?

Jika Anda bertanya kepada orang yang keluarganya mengalami penyakit berat, harus dioperasi, dan berada di ruang ICU sementara dia tidak memiliki simpanan uang. Apakah dia akan menjawab uang itu tidak penting? Jika Anda bertanya kepada orang yang sedang kelaparan, anak istrinya pun belum makan, apakah orang ini akan menjawab uang itu tidak penting?

Memang ada seseorang dalam kondisi tertentu mengatakan uang itu tidak penting, namun itu terjadi jika ada dua pilihan dimana kita harus memilih salah satu. Dua pilihan itu adalah uang dan hal lain yang lebih penting, mungkin kita akan mengatakan bahwa uang itu tidak penting. Sebagai contoh jika Anda disuruh memilih salah satu, apakah Anda mau memilih pelampung atau uang satu milyar rupiah, sementara saat itu Anda sedang tenggelam dan tidak bisa berenang. Mana yang lebih penting menurut Anda.

Jadi bisa kita ambil benang merahnya, uang bisa penting bisa tidak tergantung pada kondisinya. Kita bisa mengatakan bahwa uang itu penting atau ada yang lebih penting tergantung kondisi yang sedang kita alami. Uang bisa begitu penting saat uang bisa memberikan apa yang Anda butuhkan sementara Anda sedang tidak punya uang. Sementara uang bisa menjadi tidak penting jika ada hal lain yang lebih penting kita raih.

KAPAN UANG BERNILAI

KAPAN UANG BERNILAI

Saya yakin, sebagai umat Islam bahwa Anda sudah memahami konsep hidup dengan harta. Bahwa kita tidak boleh hanya mengumpulkan harta seolah-oleh harta akan menyelamatkan kita atau membuat kita kekal. Orang seperti ini pekerjaanya hanya menumpuk harta, seolah hidup dunia akhirat bisa diselamatkan oleh harta. Dalam kondisi ini, uang sama sekali tidaklah bernilai. Lalu kondisi seperti apa yang membuat uang menjadi bernilai?

Yang pertama, uang akan bernilai jika uang menjadi pelayan kita. Artinya keberadaan uang bisa membantu kita untuk mendapatkan keinginan kita dunia akhirat. Uang akan bernilai saat Anda gunakan untuk menunaikan ibadah haji. uang akan bernilai saat Anda menginfaqkan uang tersebut. Uang akan bernilai saat Anda gunakan untuk memberi nafkah anak istri (bagi seorang suami). Uang juga akan bernilai saat Anda gunakan untuk berjuang dijalan Allah.

Yang kedua, uang akan bernilai jika uang tersebut bersirkulasi. Uang Anda hanya akan bernilai jika digunakan. Jika Anda hanya menunpuk uang, maka uang Anda tidak jauh berbeda dengan koran bekas Anda. Jadikan uang Anda berguna untuk Anda sendiri. Jika Anda memberikan kepada orang lain, maka yang mendapat manfaat dari uang tersebut ganda, yaitu Anda dan orang yang menerimanya. Yang perlu diingat ialah, bersirkulasi bukan berarti Anda harus boros dengan uang, tetapi Anda harus menjadikan uang yang Anda miliki menjadi bermanfaat.